MAN 2 Aceh Timur Turut Berpartisipasi Dalam Peringatan 1 Muharram 1448 H dan Haul Sultan Alaiddin Said Maulana Abdul Aziz Syah di Peureulak
- Rabu, 17 Juni 2026
- Administrator
- 0 komentar
Peureulak, 16 Juni 2026 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Aceh Timur turut ambil bagian dalam kegiatan Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah Tahun 2026 Masehi yang dirangkaikan dengan Haul Sultan Alaiddin Said Maulana Abdul Aziz Syah ke-1224 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (16/6/2026) di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan berlangsung dengan penuh khidmat.
Selain kehadiran dewan guru dan siswa, peserta didik MAN 2 Aceh Timur yang tergabung dalam Gerakan Pramuka juga turut berperan aktif membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Para anggota Pramuka bertugas membantu pengaturan peserta, menjaga ketertiban acara, serta memberikan pelayanan kepada tamu undangan yang hadir.
Kegiatan yang mengusung tema “Memajukan Islam, Merawat Warisan, Menyatukan Umat, dan Membangun Peradaban” ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, para santri, pelajar, serta jajaran pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Selanjutnya, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, menyampaikan sambutan sekaligus orasi kebangsaan dan keislaman. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan semangat dan motivasi kepada para pelajar untuk terus menjaga serta melestarikan sejarah peradaban Islam yang ada di Peureulak.
Menurut beliau, Peureulak memiliki posisi yang sangat penting dalam sejarah Islam di Asia Tenggara karena dikenal sebagai tempat berdirinya kerajaan Islam pertama di kawasan tersebut. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk memperkenalkan dan mempublikasikan sejarah Peradaban Islam Peureulak kepada dunia, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui bahwa Peureulak merupakan pusat awal peradaban dan politik Islam di Asia Tenggara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Misri A. Muchsin, M.Ag, yang mengulas secara mendalam tentang sejarah peradaban Islam, khususnya perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Aceh serta kontribusinya dalam membangun peradaban Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Misri mengajak masyarakat untuk memahami sejarah sebagai sumber inspirasi dalam membangun masa depan yang lebih baik. Menurutnya, kejayaan peradaban Islam pada masa lalu harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berprestasi, serta menjaga warisan sejarah yang telah ditinggalkan oleh para pendahulu.
Partisipasi MAN 2 Aceh Timur dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kecintaan terhadap sejarah kepada peserta didik. Melalui keterlibatan aktif siswa, khususnya anggota Pramuka, diharapkan dapat tumbuh rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat untuk menjaga dan melestarikan warisan peradaban Islam yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Timur.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan umat, meningkatkan kualitas generasi muda, serta menjaga keberlanjutan warisan sejarah Islam yang ada di Peureulak. [CR]